Sekarang ini, saya merasa bahwa bisnis MLM dan popularitas produk-produk yang di pasarkan dengan jalur Pemasaran Langsung atau Multi Level Marketing ini semakin berjaya. Apalagi dengan mengguritanya social media, makin memudahkan bisnis ini berkembang, mempertemukan penjual dengan pembelinya.
Di samping itu, banyak juga yang tetap galau, penuh pertentangan di dalam hatinya mempertanyakan kelegalan dan etika bisnis MLM ini.
Menurut yang di paparkan oleh Wikipedia, MLM adalah sistem penjualan yang memungkinkan konsumen untuk dapat berpartisipasi sebagai tenaga penyalur secara langsung. Harga barang yang ditawarkan di tingkat konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak konsumen karena secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi barang.
Pada MLM, Sales & Marketing Cost yang biasanya di gunakan untuk beriklan, menyewa tempat di mall, pasang billboard, serta biaya jaringan distribusi, di alihkan untuk biaya pencetakan katalog yang representatif, serta untuk reward pemasar (Consultant), yang memungkinkan consultant untuk memperoleh bonus jutaan, bonus mobil, hingga jalan-jalan ke luar negeri secara gratis.
Promotor (upline) adalah anggota yang sudah mendapatkan hak keanggotaan terlebih dahulu, sedangkan bawahan (downline) adalah anggota baru yang mendaftar atau direkrut oleh promotor.
Komisi yang diberikan dalam pemasaran berjenjang dihitung berdasarkan banyaknya jasa pendistribusian barang yang otomatis terjadi jika bawahan melakukan pembelian barang.
Pada beberapa MLM, promotor akan mendapatkan bagian komisi tertentu sebagai bentuk balas jasa atas perekrutan bawahan. Namun ada juga beberapa MLM yang tidak memberikan bonus atas jasa perekrutan, karena bonus perekrutan termasuk bonus yg dilarang berdasarkan Permendag No 13 tahun 2006 Bab I Pasal 1 ayat 11. Di d'BCN Oriflame, perekrutan tidak mendapatkan poin atau bonus, hanya penjualan produklah yang memungkinkan untuk mendapatkan bonus.
Seringkali ditemukan kerancuan istilah antara pemasaran berjenjang dengan permainan uang (money game). Hal ini mengakibatkan timbulnya berbagai kontroversi atas legalitas bisnis MLM, banyak orang alergi duluan, tanpa mencari tahu dengan detail mengenai bisnis MLM yang sebenarnya.
Pemasaran berjenjang pada hakikatnya adalah sebuah sistem distribusi barang. Banyaknya bonus didapat dari omzet penjualan yang didistribusikan melalui jaringannya. Sebaliknya, pada permainan uang bonus didapat dari perekrutan, bukan omzet penjualan..jadi, makin banyak merekrut, ya, makin banyak mendapatkan uang.
Salah satu contoh permainan uang atau money game ini adalah Program 5 Milyar, yang kemarin ini sempat meramaikan social media, juga menjadi spam yang menyerang e-mail kita. Pada program ini, kita juga di beri web replika dan di sarankan merekrut sebanyak2nya. Untuk setiap rekrutan level pertama kita akan langsung memperoleh Rp 50,000 tanpa harus melakukan apa2.
Pada MLM, apalagi d'BCN Oriflame ini, kalaupun kita merekrut 100.000 orang juga, jika tidak melakukan apa2, yaaa..tidak dapat apa2.
Kesulitan membedakan pemasaran berjenjang dengan permainan uang terjadi karena bonus yang diterima berupa gabungan dengan komposisi tertentu antara bonus perekrutan dan komisi omzet penjualan.
Sistem permainan uang cenderung menggunakan skema piramida (atau biasa di sebut skema Ponzi) dan orang yang terakhir bergabung akan kesulitan mengembangkan bisnisnya. Dalam pemasaran berjenjang, walaupun dimungkinkan telah memiliki banyak bawahan, tetapi tanpa omzet penjualan dari masing2 personal tentu saja bonus tidak akan diperoleh.
Di Oriflame d'BCN, bonus atas performance di peroleh dari selisih level antara upline dengan downlinenya. Jadi misal, si upline ada di level 9%, dan downlinenya 6%, maka performance bonus di peroleh dari selisih 9%-3%=6%
Bagaimana jika si downline sangat berprestasi, sehingga ia dapat mencapai level sama atau lebih tinggi dari uplinenya ? Yaa...si upline tidak akan dapat apa2 dari downlinenya tersebut..karena misal si downline sama2 9%, maka 9%-9% = 0.
Jadi, jelas, kan.. jika di d'BCN Oriflame itu nggak ada tuh, yang namanya upline menangguk keuntungan dari bawahan. Siapa yang manabur, siapa menuai. Siapa yang bekerja keras, dia yang menuai hasilnya.
Sebagai upline, juga tetap memiliki kewajiban untuk melakukan penjualan produk alias tutup poin lhoo..jadi bukan lantas udah jadi upline, targetnya cuma target jaringan, lantas si downline kerja keras dan uplinenya enak2 an...sama sekali nggak.
Gimana kalo uplinenya nggak tutup poin ? Hohoho...maka Oriflame tidak akan membayarkan bonus atas performance seluruh jaringan yang seharusnya di peroleh si upline, hingga ia menunaikan kewajibannya. Jadi, kewajiban upline di sini, bukan berputar pada merekrut jaringan saja, tetapi juga target pribadinya dan membina downlinenya.
Pada money game, biaya untuk menjadi anggota juga seringkali tidak masuk akal..seperti pada program 5 milyar di atas, biaya untuk bergabung menjadi anggota adalah Rp 200,000, yang di distribusikan kepada 5 upline yang berada di atas dari si downline baru.
Pada MLM, seperti misalnya di d'BCN Oriflame ini, biaya bergabung hanya Rp 39,900, dan jumlah itu hanyalah sebagai pengganti starter kit, yang terdiri dari Consultant manual, katalog-katalog terbaru, skin care & make up guide, kartu anggota, serta beberapa sampling produk. Untuk wilayah Jakarta, starter kit ini di kirimkan tanpa biaya ke alamat calon anggota baru tanpa perlu membayar biaya apapun.
Selain itu, pelanggaran bisa pula terjadi bila perusahaan penyedia sistem pemasaran berjenjang menjanjikan sesuatu berlebih yang tidak mungkin bisa dicapai konsumen. Misalnya, jika konsumen bisa mendapatkan 10 jenjang jaringan yang setiap jenjangnya harus berisi 10 anggota, maka ia akan mendapatkan bonus Rp 10 Miliar. Sepintas hal ini terlihat menggiurkan dan mudah, tetapi jika konsumen menggunakan akal sehatnya, ia sebenarnya harus merekrut 1010 bawahan atau sepuluh pangkat sepuluh, yaitu sejumlah 10 miliar anggota baru(populasi manusia saat ini 7 miliar).
Di Oriflame d'BCN pendapatan yang di janjikan berada pada level wajar, mulai dari Rp 30,000 pada level konsultan, dan di level Senior Manager 7 jutaan, hingga director di angka belasan hingga 20 jutaan.
Sebelum bergabung dengan apapun yang mengatas namakan MLM, sebaiknya di perhatikan hal-hal berikut, jika terdapat kejanggalan, hindari bergabung dan lakukan browsing dan pengecekan terlebih dahulu, terutama pada Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)
1. Biasanya MLM yang benar mengenakan tarif keanggotaaan untuk bergabung daalam jumlah yang wajar serta terjangkau bagi masyarakat kebanyakan, yang biasanya hanya merupakan pengganti starter kit serta new consultant guidelines, seperti di Oriflame, yang biaya bergabungnya hanya Rp 39,900
2. Pastinya terdaftar dalam Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)
Di bawah ini adalah beberapa perusahaan MLM yang tergabung dalam APLI, termasuk di dalamnya Oriflame.
APLI ini mengawasi dan mengatur operasi perusahaan MLM untuk tidak melanggar hukum dan sesuai dengan perundangan yang berlaku di Indonesia
3. Tidak mendapatkan bonus/uang dari perekrutan. Bonus dapat di peroleh hanya jika melakukan penjualan/pembelian.
4. Setiap anggota, baik baru maupun lama memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil. Di d'BCN Oriflame ini terlihat dari sudah adanya 7 orang Diamond Director yang di telurkan. Ini hanya baru d'BCN lhoo..Baru-baru ini ada lagi diamond director yang baru, menyusul Mbak Nadia Meutia serta Dini Shanti yang sudah lebih dari 4 tahun bergabung...Ini menunjukkan bahwa siapapun bisa sukses di sini, asal memiliki mimpi, komitmen, serta konsistensi.
5. Adanya Garansi Uang Kembali atas produk yang tidak memenuhi kepuasan pelanggan. Di Oriflame konsumen yang tidak puas dapat mengembalikan produk dan menerima penggantian.
Nahh...begitulah ulasan saya mengenai MLM dan Oriflame d'BCN. Seharusnya sekarang anda sudah memiliki paradigma yang baru tentang MLM.
Saatnya bagi anda untuk mempertimbangkan bergabung dengan d'BC Network, jaringan pemasar Oriflame yang telah dengan sukses menelurkan 7 Diamond Director yang telah memperoleh penghasilan bulanan di atas 40 juta perbulan, Honda CRV gratiss, dan baru-baru ini menikmati jalan-jalan gratis ke Rio De Janeiro, Brasil.
Masih ragu dan galau juga ? Silakan hubungi saya di bebebibi.shop@gmail.com atau PM di FB Bebebibi's Corner atau dengan comment pada posting ini.
Salam Sukses !
Di samping itu, banyak juga yang tetap galau, penuh pertentangan di dalam hatinya mempertanyakan kelegalan dan etika bisnis MLM ini.
Menurut yang di paparkan oleh Wikipedia, MLM adalah sistem penjualan yang memungkinkan konsumen untuk dapat berpartisipasi sebagai tenaga penyalur secara langsung. Harga barang yang ditawarkan di tingkat konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak konsumen karena secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi barang.
Pada MLM, Sales & Marketing Cost yang biasanya di gunakan untuk beriklan, menyewa tempat di mall, pasang billboard, serta biaya jaringan distribusi, di alihkan untuk biaya pencetakan katalog yang representatif, serta untuk reward pemasar (Consultant), yang memungkinkan consultant untuk memperoleh bonus jutaan, bonus mobil, hingga jalan-jalan ke luar negeri secara gratis.
Promotor (upline) adalah anggota yang sudah mendapatkan hak keanggotaan terlebih dahulu, sedangkan bawahan (downline) adalah anggota baru yang mendaftar atau direkrut oleh promotor.
Komisi yang diberikan dalam pemasaran berjenjang dihitung berdasarkan banyaknya jasa pendistribusian barang yang otomatis terjadi jika bawahan melakukan pembelian barang.
Pada beberapa MLM, promotor akan mendapatkan bagian komisi tertentu sebagai bentuk balas jasa atas perekrutan bawahan. Namun ada juga beberapa MLM yang tidak memberikan bonus atas jasa perekrutan, karena bonus perekrutan termasuk bonus yg dilarang berdasarkan Permendag No 13 tahun 2006 Bab I Pasal 1 ayat 11. Di d'BCN Oriflame, perekrutan tidak mendapatkan poin atau bonus, hanya penjualan produklah yang memungkinkan untuk mendapatkan bonus.
Seringkali ditemukan kerancuan istilah antara pemasaran berjenjang dengan permainan uang (money game). Hal ini mengakibatkan timbulnya berbagai kontroversi atas legalitas bisnis MLM, banyak orang alergi duluan, tanpa mencari tahu dengan detail mengenai bisnis MLM yang sebenarnya.
Pemasaran berjenjang pada hakikatnya adalah sebuah sistem distribusi barang. Banyaknya bonus didapat dari omzet penjualan yang didistribusikan melalui jaringannya. Sebaliknya, pada permainan uang bonus didapat dari perekrutan, bukan omzet penjualan..jadi, makin banyak merekrut, ya, makin banyak mendapatkan uang.
Salah satu contoh permainan uang atau money game ini adalah Program 5 Milyar, yang kemarin ini sempat meramaikan social media, juga menjadi spam yang menyerang e-mail kita. Pada program ini, kita juga di beri web replika dan di sarankan merekrut sebanyak2nya. Untuk setiap rekrutan level pertama kita akan langsung memperoleh Rp 50,000 tanpa harus melakukan apa2.
Pada MLM, apalagi d'BCN Oriflame ini, kalaupun kita merekrut 100.000 orang juga, jika tidak melakukan apa2, yaaa..tidak dapat apa2.
Kesulitan membedakan pemasaran berjenjang dengan permainan uang terjadi karena bonus yang diterima berupa gabungan dengan komposisi tertentu antara bonus perekrutan dan komisi omzet penjualan.
Sistem permainan uang cenderung menggunakan skema piramida (atau biasa di sebut skema Ponzi) dan orang yang terakhir bergabung akan kesulitan mengembangkan bisnisnya. Dalam pemasaran berjenjang, walaupun dimungkinkan telah memiliki banyak bawahan, tetapi tanpa omzet penjualan dari masing2 personal tentu saja bonus tidak akan diperoleh.
Di Oriflame d'BCN, bonus atas performance di peroleh dari selisih level antara upline dengan downlinenya. Jadi misal, si upline ada di level 9%, dan downlinenya 6%, maka performance bonus di peroleh dari selisih 9%-3%=6%
Bagaimana jika si downline sangat berprestasi, sehingga ia dapat mencapai level sama atau lebih tinggi dari uplinenya ? Yaa...si upline tidak akan dapat apa2 dari downlinenya tersebut..karena misal si downline sama2 9%, maka 9%-9% = 0.
Jadi, jelas, kan.. jika di d'BCN Oriflame itu nggak ada tuh, yang namanya upline menangguk keuntungan dari bawahan. Siapa yang manabur, siapa menuai. Siapa yang bekerja keras, dia yang menuai hasilnya.
Sebagai upline, juga tetap memiliki kewajiban untuk melakukan penjualan produk alias tutup poin lhoo..jadi bukan lantas udah jadi upline, targetnya cuma target jaringan, lantas si downline kerja keras dan uplinenya enak2 an...sama sekali nggak.
Gimana kalo uplinenya nggak tutup poin ? Hohoho...maka Oriflame tidak akan membayarkan bonus atas performance seluruh jaringan yang seharusnya di peroleh si upline, hingga ia menunaikan kewajibannya. Jadi, kewajiban upline di sini, bukan berputar pada merekrut jaringan saja, tetapi juga target pribadinya dan membina downlinenya.
Pada money game, biaya untuk menjadi anggota juga seringkali tidak masuk akal..seperti pada program 5 milyar di atas, biaya untuk bergabung menjadi anggota adalah Rp 200,000, yang di distribusikan kepada 5 upline yang berada di atas dari si downline baru.
Pada MLM, seperti misalnya di d'BCN Oriflame ini, biaya bergabung hanya Rp 39,900, dan jumlah itu hanyalah sebagai pengganti starter kit, yang terdiri dari Consultant manual, katalog-katalog terbaru, skin care & make up guide, kartu anggota, serta beberapa sampling produk. Untuk wilayah Jakarta, starter kit ini di kirimkan tanpa biaya ke alamat calon anggota baru tanpa perlu membayar biaya apapun.
Selain itu, pelanggaran bisa pula terjadi bila perusahaan penyedia sistem pemasaran berjenjang menjanjikan sesuatu berlebih yang tidak mungkin bisa dicapai konsumen. Misalnya, jika konsumen bisa mendapatkan 10 jenjang jaringan yang setiap jenjangnya harus berisi 10 anggota, maka ia akan mendapatkan bonus Rp 10 Miliar. Sepintas hal ini terlihat menggiurkan dan mudah, tetapi jika konsumen menggunakan akal sehatnya, ia sebenarnya harus merekrut 1010 bawahan atau sepuluh pangkat sepuluh, yaitu sejumlah 10 miliar anggota baru(populasi manusia saat ini 7 miliar).
Di Oriflame d'BCN pendapatan yang di janjikan berada pada level wajar, mulai dari Rp 30,000 pada level konsultan, dan di level Senior Manager 7 jutaan, hingga director di angka belasan hingga 20 jutaan.
Sebelum bergabung dengan apapun yang mengatas namakan MLM, sebaiknya di perhatikan hal-hal berikut, jika terdapat kejanggalan, hindari bergabung dan lakukan browsing dan pengecekan terlebih dahulu, terutama pada Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)
1. Biasanya MLM yang benar mengenakan tarif keanggotaaan untuk bergabung daalam jumlah yang wajar serta terjangkau bagi masyarakat kebanyakan, yang biasanya hanya merupakan pengganti starter kit serta new consultant guidelines, seperti di Oriflame, yang biaya bergabungnya hanya Rp 39,900
2. Pastinya terdaftar dalam Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)
Di bawah ini adalah beberapa perusahaan MLM yang tergabung dalam APLI, termasuk di dalamnya Oriflame.
APLI ini mengawasi dan mengatur operasi perusahaan MLM untuk tidak melanggar hukum dan sesuai dengan perundangan yang berlaku di Indonesia
3. Tidak mendapatkan bonus/uang dari perekrutan. Bonus dapat di peroleh hanya jika melakukan penjualan/pembelian.
4. Setiap anggota, baik baru maupun lama memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil. Di d'BCN Oriflame ini terlihat dari sudah adanya 7 orang Diamond Director yang di telurkan. Ini hanya baru d'BCN lhoo..Baru-baru ini ada lagi diamond director yang baru, menyusul Mbak Nadia Meutia serta Dini Shanti yang sudah lebih dari 4 tahun bergabung...Ini menunjukkan bahwa siapapun bisa sukses di sini, asal memiliki mimpi, komitmen, serta konsistensi.
5. Adanya Garansi Uang Kembali atas produk yang tidak memenuhi kepuasan pelanggan. Di Oriflame konsumen yang tidak puas dapat mengembalikan produk dan menerima penggantian.
Nahh...begitulah ulasan saya mengenai MLM dan Oriflame d'BCN. Seharusnya sekarang anda sudah memiliki paradigma yang baru tentang MLM.
Saatnya bagi anda untuk mempertimbangkan bergabung dengan d'BC Network, jaringan pemasar Oriflame yang telah dengan sukses menelurkan 7 Diamond Director yang telah memperoleh penghasilan bulanan di atas 40 juta perbulan, Honda CRV gratiss, dan baru-baru ini menikmati jalan-jalan gratis ke Rio De Janeiro, Brasil.
Masih ragu dan galau juga ? Silakan hubungi saya di bebebibi.shop@gmail.com atau PM di FB Bebebibi's Corner atau dengan comment pada posting ini.
Salam Sukses !

Tecate Titanium / Tungsten G650 - Tiunear World, China
ReplyDeleteTecate how to get titanium white octane Titanium is a titanium 4000 metal oxide that is made 2020 ford edge titanium for sale of silicon titanium glasses dioxide. The TeCate Titanium alloy is made titanium tube of Tungsten metal oxide.